Ketua IPW Sebut Ada Kemiripan dari Kasus Brigadir J dengan Kopi Sianida Jessica Wongso: Nggak Ada CCTV..


Kasus Brigadir J Mirip Kasus Kopi Sianida yang Tewaskan Mirna---Istimewa

JAKARTA, DISWAY.ID - Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Imam Santoso memperkirakan bahwa ujung dari kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Josua Hutabarat alias Brigadir J adalah 'case closded'.

Kasus tersebut bisa saja ditutup karena proses hukum pelecehan tidak dilanjutkan dikarenakan korban sudah meninggal.

Lalu kasus pembunuhannya tidak ditemukan bukti-bukti yang cukup akurat yang dapat membongkar seluruh pelaku yang terlbat di dalamnya.

BACA JUGA:Ini Bocoran Tanggal Putri Candrawathi Diperiksa Polres Jakarta Selatan dan Polda Metro Jaya, Tapi...

BACA JUGA:Permintaan Khusus Ayah Brigadir J Jelang Otopsi Ulang Jasad Anaknya, Bareskrim Polri Harus Lakukan Ini

Menurut Sugeng, kasus kematian Brigadir J ada kemiripan dengan kasus kopi sianida atas tersangka Jessica Wongso yang menewaskan Mirna beberapa tahun yang lalu.

"Tidak ada saksi yang melihat (sianida itu) ditaruh (ke dalam kopi). Jadi pakai teorinya kasus Jessica Wongso," kata Sugeng, dikutip Disway.id dari kanal YouTube Refly Harun pada Senin, 25 Juli 2022.

"Jadi dengan keyakinan hakim, jadi ada orang mati karena racun nggak mungkin nggak ada yang melakukan, dan yang terdekat adalah Jessica. Mirna kemudian mati," tuturnya menambahkan.

Sugeng menganggap di kasus Mirna-Jessica juga tidak ada rekaman CCTV yang merekam detik-detik sianida itu dimasukkan ke dalam kopi.

BACA JUGA:2 Motor Listrik Rakata Meluncur di PEVS 2022, Jarak Tempuh Tembus 100 Km Sekali Charging

BACA JUGA:Ernest Praksa Murka Usai Baim Wong Daftarkan Citayam Fahion Week ke HAKI: Serakah Banget Jadi Manusia

"Nggak ada CCTV, berdasarkan keyakinan hakim maka Jessica orang yang paling potensial (membunuh Mirna)," ucap Sugeng.

Meskipun bagi pengacara Jessica teori seperti itu sesat, tetapi Sugeng menganggap pastinya sudah ada dialektika di persidangan.

Diketahui Jessica Kumala Wongso sudah ditetapkan sebagai tersangka di balik kematian Wayan Mirna Salihin pada Sabtu, 30 Januari 2016 lalu.

Sumber:

§

Kasus Brigadir J Mirip Kasus Kopi Sianida yang Tewaskan Mirna---Istimewa

Jessica ditangkap di Hotel Neo Mangga Dua Square, Jakarta Utara, sekira pukul 07.45 WIB.

BACA JUGA:Baim Wong Dihujat Usai Daftarkan Citayam Fahion Week ke HAKI, Ernest Praksa: Tidak Tahu Malu

BACA JUGA:Susno Duadji: Kasus Polisi Tembak Polisi Mudah Diungkap, Tapi Kenapa Belum Selesai? Ternyata Ada Syaratnya

Lebih lanjut, Sugeng menganggap penyelidikan kasus Brigadir J ini harus dilakukan secara bijaksana.

Sugeng berharap ahli reserse yang sudah dibentuk Kapolri Jenderal pol Listyo Sigit Prabowo dapat memecahkan polemik kematian Brigadir J.

"Jadi begini, mereka tuh ahli-ahli reserse semua. Jadi dengan keahlian mereka, saya yakin ini terungkap kasusnya," papar Sugeng.

"Bahkan sebelum mereka berangkat ke TKP sudah tahu gambarannya, tinggal memastikan, bener apa nggak mau dilakukan?," tambahnya sambil tertawa kecil.

BACA JUGA:Cacar Monyet Jadi Darurat Kesehatan Global, Seberapa Bahaya Penyakit Ini?

BACA JUGA:Babe Haikal: Main Gede-gedean Yuk, Siapa di Negara Ini yang Bisa Mengumpulkan Masa Sebanyak Habib Rizieq?

Sebelumnya, Polri mengonfirmasi bahwa pihaknya akan melakukan otopsi ulang atau ekshumasi terhadap jasad Brigadir J pada Rabu, 27 Juli 2022 di Jambi.

Ekshumasi akan dilakukan tepat di lokasi pemakaman tempat di mana Brigadir J saat ini sudah dimakamkan.

Menjelang dilakukannya otopsi ulang itu, makam Brigadir J sudah beberapa hari terakhir dilakukan penjagaan ketat.

Makam Brigadir J dilakukan penjagaan ketat karena ada rasa khawatir jenazah Joshua bisa hilang.

BACA JUGA:Fakta Baru, Brigadir J Diduga Tewas Pukul 17.00 WIB, Seperti Apa Kronologisnya?

BACA JUGA:Fakta Baru Emak-Emak Hina Iriana Jokowi: Ditangkap Sempat Kabur, Dibawa ke RSJ dan Berhenti Jadi Nakes

Sumber:

§

Kasus Brigadir J Mirip Kasus Kopi Sianida yang Tewaskan Mirna---Istimewa

"Saya yang meminta kuburan itu dijaga. Dipasangi lampu," ujar Johnson Panjaitan, pengacara keluarga. Memang ada 8 pengacara yang akan mendampingi mereka.

Johnson sudah bersiap melakukan agenda otopsi dan akan datang langsung ke Jambi untuk menyaksikan langsung prosesi itu.

Harapannya dan doa Johnson, mayat Brigadir J saat dibongkar masih dalam keadaan utuh dan baik tanpa adanya kekurangan sedikit pun.

"Semoga mayatnya masih baik. Saya berdoa terus," ucap Johnson.

Sumber:

Thanks for reading our article Ketua IPW Sebut Ada Kemiripan dari Kasus Brigadir J dengan Kopi Sianida Jessica Wongso: Nggak Ada CCTV... Please share it with responsible.
Source: disway.id

Ketua IPW Sebut Ada Kemiripan dari Kasus Brigadir J dengan Kopi Sianida Jessica Wongso: Nggak Ada CCTV... There are any Ketua IPW Sebut Ada Kemiripan dari Kasus Brigadir J dengan Kopi Sianida Jessica Wongso: Nggak Ada CCTV.. in here.